Selasa, 22 Januari 2013

Ciri-Ciri Kepribadian Berdasarkan Urutan Kelahiran


Nama : Billy Jhon Damanik
Kelas : 3eb12
Npm  : 29210825


Karakteristik anak dapat dilihat berdasarkan urutan kelahiran. Berikut ini ciri anaka dilihat dari urutan kelahirannya.
a.       Anak sulung
v  Kerap terbebani dengan harapan atau keinginan orang tua. Anak pertama sangat penting bagi ego orangtua. Itulah sebabnya, sisulung didorong untuk mencapai standar sangat tinggi sebagai representasi orangtua.
v  Cenderung tertekan.
v  Senang menjadi pusat perhatian. Perkembangan kepribadiaannya lebih optimal saat ia memperoleh perhatian.
v  Orang tua cenderung lebih memperhatikan dalam mendidik anak pertama.
v  Anak pertama biasanya seorang yang memiliki keinginan yang berprestasi tinggi.
v  Cenderung diberi tanggung jawab oleh orangtua untuk menjaga adiknya.
v  Belajar bertanggung jawab dan mandiri melalui kegiatan sehari-hari.
v  Dapat diandalkan
v  Cenderung terikat pada aturan-aturan.
v  Dominan, konservatif, dan otoriter.
v  Mempunyai pemikiran yang tajam.
v  Lebih sensitif.
v  Banyak anak  pertama yang mendapat posisi puncak seperti CEO(direktur). Tak sedikit anak pertama yang merasa menderita karena tidak sukses.
b.      Anak kedua atau anak tengah
v  Cenderung lebih mandiri sehingga dapat membentuk karakternya sendiri. Misalnya, sang ibu menggendong adik dan bapak memegang kakak, ia tidak tahu harus bergantung kepada siapa. Akhirnya, ia menjadi anak yang lebih mandiri.
v  Disebabkan terabaikan, anak kedua atau tengah cenderung mempunyai motivasi tinggi, baik dalam hal prestasi maupun sosialisasi.
v  Cenderung lebih bebas dari harapan orangtua dan independen.
v  Pandai melihat situasi.
v  Aturan yang diterapkan lebih longgar. Anak kedua umumnya dipebolehkan melakukan hal-hal tertentu dengan sedikit batasan.
v  Berjiwa petualang, suka berteman, dan hidup berkelompok.
v  Bebas mengekspresikan kepribadiannya yang unik.
v  Cenderung lebih ekspresif ,berambisi untuk melampui kakaknya, terlebih bila jarak usianya berdekatan.
v  Walau cenderung suka melawan, anak kedua biasanya lebih mudah beradaptasi.
v  Tidak rapi.
v  Memiliki bakat seni.
v  Cenderung sangat membutuhkan kasuh sayang.
v  Kerap kesulitan menggambarkan kepribadiannya.
v  Cenderung merasa tidak disayang orangtua dan meras tidak dapat lebih baik daripada kakaknya.
c.       Anak bungsu
v  Tergolong anak yang sulit karena mempunyai kakak yang dijadikanmodel.
v  Kerap merasa rendah diri dan tidak sehebat kakak-kakaknya.
v  Dalam pengasuhan kerap dibantu orang sekitar sehingga tidak terlalu sadar dengan potensi dirinya.
v  Cenderung dimanjakan dan kasih sayang banyak tercurah kepadanya. Merasa lebih aman.
v  Cenderung tidak dewasa dan kurang bertanggung jawab .
v  Biasanya paham bahwa mereka termasuk spesial.
v  Dianggap sebagai “anak kecil” terus-menerus.
v  Aturan yang diberlakukan padanya lebih longgar.
v  Hanya diberi sedikit tanggung jawab dalam keluarga.
v  Umumnya tidak diberi banyak tugas dan tak perlu mengasuh adik.
v  Sedikitnya pengalaman dalam belajar bertanggung jawab membuat sibungsu menghindari tanggung jawab dan komitmen, terutama bila orangtua senang memperlakukannya sebagai “bayi”.
v  Lebih spontan dan mempunyai jiwa yang lebih bebas.
v  Banyak komedian dan pembawa acara merupakan anak tengah atau anak bungsu karena bebas mengembangkan kepribadian mereka yang unik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar